Puisi Iin Purwanti
Di sana dia bernyanyi
Di sudut itu,
Bagai mampu berucap seribu bahasa
Bagai bahagia tak bertepi
Menyanyi dan menyanyi,
Di sudut itu,
Bagai mampu berucap seribu bahasa
Bagai bahagia tak bertepi
Menyanyi dan menyanyi,
Di sudut itu
Dia pejamkan hatinya
Tenggelam dalam rindu
Hanyut oleh deburan angin
Berputar, berputar
Menerpa kerlip kunang
Menerjang kikik jangkrik
Menghalau sunyi gulita
Di sudut itu juga,
Kala kerjap mulai lelah
Kala matahari menjulang
Dia berhenti menyanyi
Menanti kembali sahabatnaya
Sahabat di beranda ufuk
Sahabat pelipur dalam rinai nyanyian
Sahabat pendamping pekat mimpi
Kala dia bersenandung dalam do’a
Kala dia berbisik pada Tuhan
Bintang sepertiga malam,
Sudut yang dinantinya . . .
*) Siswi XII IPS 1 MAN CILACAP
Jl. Raya Kalisabuk KM 15-Cilacap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar