Puisi: Salimatin Fikriyah
hari dalam keheningan
menyalin ombak nan sunyi mendengarkan
bisik kuping demi kuping menjawab
dan dalam mata melihat ketegangan
hari dalam keheningan
menyalin ombak nan sunyi mendengarkan
bisik kuping demi kuping menjawab
dan dalam mata melihat ketegangan
tatkala bung Karno menyampaikan suara kehangatan
semua pasang tubuh terpaku untuk menyaksikan
hanya demi meramaikan
ombak lautan berjalan jauh menuju pesisir
kuda-kuda melepaskan pakaian lalu berlari menuju yang pasti
burung sapi ular bahkan semut
ikut mengejar suara lantang Karno
gemericik-gemericik air menambahkan kerasnya
lonceng-lonceng berdering
menyampaikan hembusan-hembusan angin
dan sampailah kuping Karno berbisik
menambah semangat seruan proklamasi
bung Karno engkau telah menggetarkan negeri
meneteskan sepasang air mata seluruh rakyat bangsa
karena proklamasimu
tanda kemerdekaan abadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar